
Saya punya kebiasaan aneh. setiap makan indomie, harus pakai kecap. mungkin kalian bingung aneh dari sisi mananya. oke saya ulangi. setiap makan indomi, harus pakai kecap sampai kuahnya benar2 hitam. ya, hitam. hitam legam.
awalnya, saya kira itu hal normal. ternyata saat saya makan indomi di depan keluarga atau teman, saya pasti dikomentari aneh, tak jarang mereka mengatai sambil menatap saya jijik. "itu kolak atau mi rebus?" begitu kata kakak saya.
tidak ada satupun yang mendukung kebiasaan saya ini. tp saya sudah ketagihan. saya menolak makan indomi kalau tidak ada kecap. kecap sudah menjadi bagian terpenting setiap makan indomi. kalau tidak ada kecap saat makan indomi, rasanya seperti hambar. kosong. kehilangan.
saya belum pernah mencoba makan indomi dengan tambahan lain untuk mengganti kecap. pernah sih saya mencoba saus tomat, cuka, bahkan saos sambal extra pedas. tapi saat itu saya hanya menambahkan setitik. saya memang pengecut. tidak berani mencobanya dengan benar-benar. pokoknya tanpa kecap, indomi saya rasanya jadi hambar. buat saya, tetap tidak ada yang bisa menggantikan kecap.
kemarin, saya masak indomi di rumah. nasib mungkin sedang tidak berpihak pada saya, karna ternyata tidak ada kecap di rumah. cuma ada sambal bangkok di lemari. akhirnya, dengan memberanikan diri, saya mencoba menambahkan sambal bangkok di indomi saya. sedikit, demi sedikit. saya tambahkan. lalu saya coba. suapan pertama, ya ampun tak disangka ternyata rasanya enak!
ya, ternyata saya berhasil menemukan pengganti kecap. rasanya bahkan lebih enak. walaupun, entah kenapa saya tetap merasa kehilangan trhadap rasa kecap di indomi saya. tapi, rasanya jadi tumbuh keberanian di diri saya untuk mencoba penambah rasa lain di indomi saya.
hmm terimakasih ya sambal bangkok yang sudah menambah rasa baru yang lebih menyenangkan pada indomi saya, sekaligus menyadarkan saya akan banyaknya rasa lain yg bisa saya tambahkan pada indomi saya selain kecap. untuk kecap, saya sebenarnya kangen sama kamu. setiap makan indomi, saya ingat kamu terus. saya sedih untuk bilang ini, hmm.. tapi.. saya harus kuat untuk mengatakannya.. selamat tinggal kecap. :')
(notes : post ini tidak bermaksud sama sekali untuk promosi indomie atau kecap bango loh ya)