Minggu, 15 November 2009

a last confession


the most excruciating thing in this world is when you know the person you love the most is not belong to you but to someone else.

but the most glorious thing in the whole planet is when you see your loved ones's laugh and happiness. whether it's with you, or someone else.


for that, i'm telling you i'm happy for you, douchebag.
i love you way too much. :')

Rabu, 11 November 2009

PACAR BARU :*

yep. i am now seriously in a relationship with this thing called 3x3 rubik's cube

.

hmm mungkin kata yang lebih tepat itu -> obsessed. gimana nggak gitu. hari-hari saya penuh sama dia sekarang. bangun-bangun ngerubiks.
ke kampus bareng rubiks.
lagi kuliah ngerubiks.
di sekre HMS ngerubiks.
sampe kostan ngerubiks.
sebelum tidur ngerubiks.


dosen aja dicuekkin. :/

saya punya cita-cita bisa nyelesain rubiks dalam waktu 30 detik. tapi skrg 3 menit aja rasanya udah cepet bgt. ah! udah ah saya mau ngerubiks lagi!

Minggu, 18 Oktober 2009

salah... jurusan?


inilah saya. di kamar sendirian, dengan tempat tidur penuh kertas soal dan buku tentang rekayasa bahan konstruksi. dengan meja belajar penuh gelas-gelas berisi ampas kopi yang belum saya cuci sejak 3 hari yang lalu.

ya, saya besok akan menghadapi ujian tengah semester.

dan lalu, kenapa saya malah ngeblog alih-alih belajar mempersiapkan ujian besok? saya nggak tau. saya galaaau. panik maksimum gara-gara merasa belum siap buat ujian besok. daritadi saya struggle sendirian ngerjain soal tentang perencanaan beton untuk lantai basement, retakan pelat berusuk, kadar air-agregat halus kasar- semen. ARGH!

kalau lagi penat seperti ini, saya jadi suka berpikir kenapa sih dulu milih teknik? ini semua adalah hal susah, menjelimet, butuh ketelitian dan keuletan yang tinggi. sedangkan, itu semua bukan saya banget. saya itu orangnya gak mau susah, ceroboh, dan pemalas.

satu pertanyaan yang datang meresahkan hati saya pun muncul. apa saya salah jurusan?

kalau dipikir-pikir, mungkin saya itu lebih cocok di arsitektur atau desain interior. saya baru sadar, kalau lg iseng saya suka sekali gambar denah2 rumah. sejak kecil saya suka baca tabloid NOVA punya ibu saya dan bagian yg plg saya suka adalah halaman terakhir dimana ada rubrik tentang tanya jawab desain rumah gitu yg ada gambar denah rumahnya. mata kecil saya akan kesenangan memperhatikan seksama kotak-kotak dan garis-garis kecil bertuliskan 'kamar utama' 'kamar anak' 'ruang tamu'.

kalau dipikir-pikir, mungkin lebih enak kalau bisa masuk jurusan komunikasi, atau broadcasting. kayanya menyenangkan dan lebih santai. saya jg dari sejak sma udah cukup dekat dengan dunia broadcast itu.

kalau dipikir-pikir, mungkin lebih menyenangkan masuk jurusan desain grafis atau multimedia yang sudah jadi passion saya sejak masih smp.

kalau dipikir-pikir.. ahh gak akan ada habisnya nanti. yang paling penting, masuk teknik sipil adalah sebuah mimpi yang sudah berhasil saya wujudkan menjadi kenyataan. apa saya harus mundur? tidak. apa saya harus menyerah sekarang? tidak. jadi, apakah ini saatnya melanjutkan belajar untuk uts besok? ............ -____-"

Rabu, 07 Oktober 2009

period's sentimental


arrggh sepertinya period saya bentar lagi datang deh. hari ini sensitif banget, bawaannya cengeng. saya nggak suka perasaan kayak gini.. menyiksa.
hmm.. kalau kangen itu dibayar, saya pasti sekarang sudah lebih kaya dari Donald Trump deh..

(yang mau muntah liat post saya yg ini, silahkan. saya udah duluan)

Minggu, 04 Oktober 2009

Pancaroba-nya Febrini.


Sadar gak di 2 posting terakhir, kata ganti pertama "gw" yang selalu saya pakai, berubah menjadi "saya"?.


Iya nih, saya lagi mencoba berubah. benar-benar berubah. saya baru saja meninggalkan sebuah hal buruk di masa lalu yang sempat menggerayangi saya selama beberapa tahun lamanya. sejauh ini, saya sudah berhasil. makanya, supaya usaha saya itu total saya sekalian ingin berubah. jadi seseorang yang baru. sayangnya, saya belum bisa total. yaa, kalau di analogikan dengan musim, saya itu masi menjadi musim pancaroba. kadang panas, kadang dingin. kadang gersang, kadang hujan.

nah, termasuk penggantian kata ganti pertama dalam postingan blog saya ini. saya kemarin baca-baca postingan lama saya, saya baru sadar saya tuh ABG banget. he he bukan berarti saya mau sok dewasa, tapi seenggaknya, saya ingin juga jadi disebut 'orang dewasa'. tapi, makna sesungguhnya dari kata 'dewasa' saja saya sebenarnya belum benar-benar mengerti. ya, namanya jg bertransisi. kalau di samakan dengan metamorfosis serangga, saya ini masih kepompongnya. ngga tau kapan jadi kupu-kupu. atau bahkan, berubahnya bukan jadi kupu-kupu. tapi ngengat. ah, jangan sampai deh.

kapan musim pancaroba saya usai, saya ngga tau. yang jelas saya serius ingin cepat-cepat jadi musim penghujan. musim penghujan yang udaranya menyejukkan, bukan yang curahnya merugikan.

doakan saya ya! :)




Sabtu, 03 Oktober 2009

Mainan itu.. -,-



Halo! selamat pagi! ini adalah hari Minggu yang dimana seperti biasa adalah hari titik ekstrim maksimum ke-kandangbabi-an kamar kostan sekaligus hari titik ekstrim maksimum menumpuknya tugas kuliah saya (ho-reeee, all hail procrastinators!) . tapi sebenernya sih poin yang ingin di sampaikan bukan itu.

Mau cerita! semalam saya, Rendy, Bella dan Ari jalan-jalan ke PVJ. waktu lagi jalan-jalan gitu, entah atas dasar apa akhirnya kita parkir di sebuah tempat mainan di lantai dasar. lihat punya lihat, lalu kita menemukan sebuah mainan bertajuk "Woodcraft Construction Kit" ya, kebayang gak 4 mahasiswa tolol berjurusan Teknik Sipil menemukan mainan ini? ini seperti kera sakti menemukan kitab suci!! kita semua langsung excited dan langsung melihat-lihat (gak semua juga sih, sebenarnya cuma saya, Rendy dan Ari yang tertarik karna Bella lg sibuk nyari kado buat keponakannya). mainan ini adalah sejenis mainan merakit gitu . ada banyak jenisnya, dari yang kecil kaya model binatang2 sampai yang besar seperti model double deker, rumah, gedung dan tower bridge. semakin besar semakin tinggi tingkat kesulitannya.

Setelah melihat-lihat akhirnya yang memutuskan beli cuma si Rendy, dia beli yang model double dekker. sedangkan saya, memutuskan untuk gak beli karena ternyata barang ini gak bisa saya taruh di nomor wahid prioritas barang yang ingin saya beli, banyak yg lebih penting yg harus dibeli.



double dekker yang dibeli Rendy

celakanya, barang ini menjadi hal nomor satu yang ada di pikiran saya ketika saya bangun tidur pagi ini. YA TUHAAAAAN baru sadar kalo saya jatuh cinta sama si doski ini nih:


Woodcraft Construction Kit yang model tower bridge!! aaaaaaa tidaaaaaaak, sekarang pikiran saya sukses dipenuhi : itu harganya berapa ya? kmrn ga sempet nanya sama mbaknya. kira-kira gw bisa gak ya ngerakit itu sendiri? kalo punya mau dipajang dimana ya?

aaaaaa intinya adalah BELI GAK YAAA???!

Senin, 28 September 2009

Kecap





Saya punya kebiasaan aneh. setiap makan indomie, harus pakai kecap. mungkin kalian bingung aneh dari sisi mananya. oke saya ulangi. setiap makan indomi, harus pakai kecap sampai kuahnya benar2 hitam. ya, hitam. hitam legam.

awalnya, saya kira itu hal normal. ternyata saat saya makan indomi di depan keluarga atau teman, saya pasti dikomentari aneh, tak jarang mereka mengatai sambil menatap saya jijik. "itu kolak atau mi rebus?" begitu kata kakak saya.

tidak ada satupun yang mendukung kebiasaan saya ini. tp saya sudah ketagihan. saya menolak makan indomi kalau tidak ada kecap. kecap sudah menjadi bagian terpenting setiap makan indomi. kalau tidak ada kecap saat makan indomi, rasanya seperti hambar. kosong. kehilangan.

saya belum pernah mencoba makan indomi dengan tambahan lain untuk mengganti kecap. pernah sih saya mencoba saus tomat, cuka, bahkan saos sambal extra pedas. tapi saat itu saya hanya menambahkan setitik. saya memang pengecut. tidak berani mencobanya dengan benar-benar. pokoknya tanpa kecap, indomi saya rasanya jadi hambar. buat saya, tetap tidak ada yang bisa menggantikan kecap.

kemarin, saya masak indomi di rumah. nasib mungkin sedang tidak berpihak pada saya, karna ternyata tidak ada kecap di rumah. cuma ada sambal bangkok di lemari. akhirnya, dengan memberanikan diri, saya mencoba menambahkan sambal bangkok di indomi saya. sedikit, demi sedikit. saya tambahkan. lalu saya coba. suapan pertama, ya ampun tak disangka ternyata rasanya enak!

ya, ternyata saya berhasil menemukan pengganti kecap. rasanya bahkan lebih enak. walaupun, entah kenapa saya tetap merasa kehilangan trhadap rasa kecap di indomi saya. tapi, rasanya jadi tumbuh keberanian di diri saya untuk mencoba penambah rasa lain di indomi saya.

hmm terimakasih ya sambal bangkok yang sudah menambah rasa baru yang lebih menyenangkan pada indomi saya, sekaligus menyadarkan saya akan banyaknya rasa lain yg bisa saya tambahkan pada indomi saya selain kecap. untuk kecap, saya sebenarnya kangen sama kamu. setiap makan indomi, saya ingat kamu terus. saya sedih untuk bilang ini, hmm.. tapi.. saya harus kuat untuk mengatakannya.. selamat tinggal kecap. :')

(notes : post ini tidak bermaksud sama sekali untuk promosi indomie atau kecap bango loh ya)